Selamat Datang di HerbalImpoten.com!

Beberapa Jenis Obat yang Beresiko Pada Disfungsi Ereksi, Waspadalah!

cara menyembuhkan impotensi

Apakah Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu? Mulai sekarang waspada ya, sebab ada beberapa jenis obat yang beresiko pada disfungsi ereksi.

beberapa jenis obat yang beresiko pada disfungsi ereksi

Beberapa Jenis Obat yang Beresiko Pada Disfungsi Ereksi

Tentu pria manapun tidak ada yang ingin ‘senjatanya’ tertidur lelap, terutama saat dibutuhkan di ranjang. Sudah bukan rahasia lagi jika stres, kecemasan, kegelisahan, dan kadar testosteron yang rendah dikaitkan dengan penyebab disfungsi ereksi.

Disfungsi ereksi adalah salah satu gangguan kesehatan reproduksi yang menyerang pria. Namun Anda juga perlu waspada karena terdapat jenis obat-obatan tertentu yang bisa memengaruhi kemampuan penis untuk bekerja dengan efektif.

Pria mana yang ingin mengalami disfungsi ereksi? Nah, untuk menghindari hal tersebut terjadi pada Anda, sebaiknya segera cari tahu beberapa jenis obat yang beresiko pada disfungsi ereksi, seperti yang dilansir dalam thehealthsite berikut ini.

1.Obat kolesterol

Statin adalah obat yang dipakai untuk menurunkan kadar kolesterol. Coba ingat, apakah Anda mengonsumsinya? Kamu perlu sedikit berhati-hati karena obat jenis ini ternyata tidak hanya berefek pada turunnya kadar kolesterol.

Obat ini juga bisa menurunkan kadar testosteron, sehingga tergolong dalam beberapa jenis obat yang beresiko pada disfungsi ereksi.

2.Obat tekanan darah

Obat selanjutnya adalah yang diresepkan dokter untuk membantu Anda mengontrol tekanan darah. Sayanya, salah satu kelemahan obat pengontrol tekanan darah adalah memiliki efek samping yang menyebabkan pria mengalami disfungsi ereksi.

Obat ini dapat mengurangi tingkat oksida nitrat pada prostat dan otot polos penis. Kondisi inilah yang bisa memicu Anda mengalami disfungsi ereksi.

3.Obat anti-depresan

Obat anti-depresan ini akan diresepkan untuk mengurangi depresi, gangguan kecemasan, gangguan makan, sakit kronis dan kram menstruasi yang parah. Sayangnya, kandungan serotonin-uptake inhibitor dalam obat bisa menyebabkan penis tertidur lelap.

4.Obat anti-psikotik

Seseorang mengonsumsi obat ini biasanya untuk mengobati skizofrenia, gangguan bipolar dan gangguan kesehatan mental lainnya. Meskipun ampuh dalam mengusir gangguan kesehatan mental, obat ini juga akan memengaruhi kinerja kejantananmu.

Obat anti-psikotik memiliki efek negatif pada reseptor tertentu. Reseptor yang dimaksud seperti reseptor histamin, reseptor dopamin, reseptor chlolinergic dan adrenergik reseptor alpha yang memicu disfungsi ereksi.

5.Obat antikonvulsan

Jenis obat yang satu ini biasanya diresepkan untuk mengobati epilepsi. Di samping itu, obat ini juga bisa mengatasi nyeri kronis dan migrain. Hanya saja obat ini telah dikaitkan dengan penurunan kadar androgen yang memicu terjadinya penurunan libido. Hal ini tentu menjadi hambatan yang sharusnya tidak terjadi di malam romantis Anda bersama pasangan.

Nah, mulai sekarang berhati-hatilah dalam mengonsumsi obat. Cara paling ampuh agar terhindar dari beberapa jenis obat yang beresiko pada disfungsi ereksi adalah dengan menerapkan pola hidup sehat. Dengan begitu Anda tidak perlu mengonsumsi obat-obatan yang justru akan berpengaruh pada kesehatan reproduksi Anda.

Namun jika Anda terlanjur mengalami gangguan disfungsi ereksi di atas, jangan cemas dulu. Sekarang telah ada formulasi pengobatan herbal yang bisa menyembuhkan pria dari gangguan sistem reproduksi.

mitos yang salah tentang orgasme.

Karena terbuat dari 100% bahan alami, Anda tidak perlu cemas akan efek samping berbahaya setelah mengonsusmi. FORTAMEN adalah suplemen paling aman dan ampuh dalam menuntaskan permasalahan seksual pria.

Jika Anda sudah banyak mengonsusmsi obat kimia, sebaiknya beralihlah dengan obat herbal. Jangan rusak tubuh Anda dengan banyaknya zat kimia yang berinteraksi dalam tubuh Anda. Pilih FORTAMEN, yang dijamin ampuh dan berkhasiat nyata.

Ribuan pria di luar sana sudah banyak yang PUAS akan keampuhan obat herbal satau ini. tidak percaya? Lihat saja kesaksian mereka dalam testimoni konsumen cerdas FORTAMEN. Jangan sampai Anda menunda mengobati disfungsi ereksi karena tanggung sendiri bahaya tidak segera menuntaskandisfungsi ereksi yang mengerikan!!!

Artikel Penting Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *